Monday, February 14, 2011

Blessed!

Kalo mau diitung-itung berapa banyak berkat dari Tuhan, gak mungkin bisaaa.. karena buanyaakk banget! Especially for me and my spouse :)

Hari ini rasanya merinding disko gimanaaaa gitu.. knowing the fact that my husband is only couple meters away from me :)

Dulu busett... ribuan kilometer apart or more :) He's in Medan, me? Jakarta, Groningen, KL for almost 8 years.. sampe merit pun sempet 8 bulan jauh2an, nelongsonya bukan maen.

Sampe sekarang, kita masih menganggap kepindahan ke Jkt itu murni karena cinta kasih Tuhan, keajaiban dari Tuhan.

Nah, yang lucunya, begitu dia pindah kantor kesini (Jakarta), ternyataaaa bukan sulap bukan sihir, kantor dia juga tak jauh dari kantorku.. yah 15-30'an lah yaaa.. walopun dari rumah ke kantor kita membutuhkan waktu 2-3 jam di jalan ya bok.. usaha ga ngeluh karena biar gimanapun we're blessed to be together, cuma karena akhirnya dengan berbagai pertimbangan kita gue usaha untuk bisa berkantor di deket rumah, duhhh.. hari gini, ambisiusitas (is that even a word? hahaha) dikesampingkan deh, yang penting gue punya kehidupan yang lebih berkualitas, in a term of: ga tua di jalan!

Puji Tuhan, doa kita didengar Tuhan.. Gue bisa ngantor di lokasi yang hanya membutuhkan waktu 30' saja dari rumah! Buat orang laen itu mungkin terdengar biasa saja yah, tapi percaya deh, kalo pulang-pergi udah makan waktu 4-6 jam di jalan selama 3 tahun, U'll feel blessed! Like I do :)

and today.. it's the day when my husband is now only selemparan guling dari kantor gue ^^ ditambah dengan plus plus yang laen di karir dia :D

All of this can't be happening without the blessings of You, my dear Almighty.

Thank You.

Wednesday, February 9, 2011

Chatting with the Almighty

Got this from office e-mail.. :)
---------------------------------
TUHAN: Kamu memanggilKu ?


aku : Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

aku : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

aku : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan.

TUHAN : Tapi produktivitas memberimu hasil.

TUHAN : Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.

aku : Saya mengerti itu.

aku : Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk.

TUHAN : Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

aku : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup.

TUHAN : Jalani saja.

TUHAN : Analisalah yang membuatnya jadi rumit.

aku : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin.

TUHAN : Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa.

TUHAN : Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

aku : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.

TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

aku : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

aku : Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?

TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan.

TUHAN : Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api.

TUHAN : Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita.

TUHAN : Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.

aku : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras.

TUHAN : Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

aku : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu?

aku : Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?

TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental.

TUHAN : Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.

aku : Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah...

TUHAN : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah.

TUHAN : Lihatlah ke dalam.

TUHAN : Melihat ke luar, kamu bermimpi.

TUHAN : Melihat ke dalam, kamu terjaga.

TUHAN :Mata memberimu penglihatan.

TUHAN :Hati memberimu arah.

aku : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?

TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.

TUHAN : Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmusendiri.

TUHAN : Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan.

TUHAN :Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.

aku : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus

berjalan.

TUHAN : Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

aku : Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku?".

TUHAN : Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku?"

aku : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?

TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu.

TUHAN : Berhentilah mencari mengapa saya di sini.

TUHAN : Ciptakan tujuan itu.

TUHAN : Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

aku : Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?

TUHAN : Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan.

TUHAN : Peganglah saat ini dengan keyakinan.

TUHAN : Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

aku : Pertanyaan terakhir, Tuhan.

aku : Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab.

TUHAN : Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

aku :Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.

TUHAN :Oke.

TUHAN : Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut.

TUHAN : Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan

TUHAN : masalah untuk diselesaikan.

TUHAN : Percayalah padaKu.

TUHAN : Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

.........TUHAN has signed out


GBU All

Sunday, February 6, 2011

Virunga National Park

WWF - Action Center

Virunga National Park is home to over 700 species of bird and more than 200 species of mammal, including chimpanzees, hippos, elephants and other rare species. Virunga was the first national park in Africa to be afforded status as a World Heritage Site. The World Heritage Committee has recently expressed its “deep concern with regard to the envisaged oil prospecting projects overlapping the property”

The area where the oil exploration is due to occur once had one of the highest biomass densities of wild mammals ever recorded on Earth. Yet this wildlife has already suffered enormous pressures – with civil strife in recent years facilitating poaching and destruction of forest habitat.

Despite these challenging circumstances, the Virunga Massif – of which Virunga National Park is part – is one of the only places in the world where gorilla populations are not in steep decline, thanks to decades of conservation work by the government, local communities and conservation organizations. A recent survey revealed a 26% increase in the mountain gorilla population since the last survey in 2003. This is a remarkable achievement, particularly when considering the status of other gorilla populations – the UN recently stated that gorillas “may disappear from most of their present range in less than 10-15 years from now.”

If this development goes ahead it could not only threaten a vast array of Virunga’s wildlife and jeopardise decades of costly conservation achievement, but set a dangerous precedent that anywhere – no matter how protected or vulnerable – is fair game for exploration by oil and gas company giants.

Go sign-up the petition guys! :)

Saturday, February 5, 2011

a wake-up call :)

pagi-pagi jam setengah lima bangun, kebelet pipis, trus buka twitter, baca berita dari kompas kalo Adjie Massaid meninggal**.

langsung bangunin si abang, pelukin, cium-ciumin. bukannya lebay, tapi sungguh deh, apa jadinya diriku ini tanpa suamiku itu? mau sekesel-keselnya sama dia, lg betek sekalipun, tp jadi apa hidupku ini tanpa si abang.

barusan mohon ke dia, supaya dia bisa hidup lebih sehat, mudah-mudahan bisa berhenti merokok, olahraga, makan makanan sehat. tentunya ini juga berlaku untuk diriku :)

amiiiiinnnnnnn

Live healthy, cherish your loved ones and be nice

**rest in peace, Adjie Massaid, semoga diterima di sisi Yang Maha Kuasa, semoga keluarga yang ditinggalkan bisa kuat dan tabah. amin

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...