Gwe angkatan pertama GAZPER yg skr ini diberitakan terlalu berlebihan oleh media massa. Yes, I'm proud to be the first batch! and to be the pinoneer!
Biar tau, banyak yg janggal di kasus ini. Gwe ga pernah takut untuk speak the truth!
Sebagai angkatan pertama, kami juga merasa mempunyai tanggungjawab yang besar atas kejadian di almamater tercinta kami ini.
jadi, GAZPER bukan geng! GAZPER adalah nama angkatan!
Moreover, surat ini bukanlah surat cuci tangan, tapi surat untuk mengklarifikasi bahwa, GAZPER bukan kekerasan. Wish us luck!
----------------------------------------------------------------------
Pernyataan Resmi Ikatan Alumni Angkatan 2000 SMUN 34
Assalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh
Menanggapi berita media massa tentang tindak kekerasan yang terjadi di
SMA
34 Pondok Labu Jakarta, maka kami mewakili *Ikatan Alumni Angkatan 2000
SMUN
34* dengan ini mengeluarkan pernyataan sebagai tanda simpati kami atas
semua
kejadian yang telah berlangsung ;
Sebelumnya kami ingin menekankan bahwa tidak ada satupun angkatan 2000
yang
sampai pada Pernyataan Resmi ini dikeluarkan telah memberikan keterangan
dalam bentuk apapun kepada media massa. Segala keterangan yang digunakan
dengan mengatasnamakan angkatan 2000 dan atau wakil dari angkatan 2000
adalah penggunaan yang tidak bertanggung jawab ;
Kami mengutuk semua tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum baik
pribadi maupun kolektif. Tindakan kekerasan yang telah menyebabkan
penderitaan mendalam baik fisik maupun mental adalah sesuatu yang
bertentangan dengan hukum dan oleh karenanya harus ditindaklanjuti
sesuai
prosedur yang berlaku ;
Tanpa mengurangi rasa hormat kepada korban kekerasan dan keluarga,
sekiranya
kami ingin menguraikan fakta dan sejarah tentang sesuatu yang disebut
sebagai Gazper. Sebelumnya perlu dicatat bahwa sejarah yang akan ditulis
adalah berdasarkan pada kerangka berpikir "anak SMU" pada waktu itu ;
Gazper 34 dicetuskan oleh angkatan 2000 SMUN 34. Penggunaan kata
"dicetuskan" adalah penting mengingat angkatan 2000 tidak pernah
menganggap
Gazper sebagai geng, organisasi, kelompok dan sebagainya maka oleh
karena
itu Gazper tidak pernah "didirikan". Kala itu angkatan 2000 memberi nama
angkatan mengikuti sistem kakak kelas angkatan 1998. Terutama pada era
90-an
berbagai nama angkatan maupun penyebutan nama sekolah dalam dunia SMU
marak
bermunculan di seluruh pelosok Jakarta ;
"Nama angkatan" mungkin tidak pernah ada dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia
sehingga akan sulit untuk menggambarkan konsepnya, namun pada inti dan
prakteknya hal ini tidak dapat disamakan dengan geng, organisasi,
kelompok
dan sebagainya. Akan tetapi, sekali lagi hal-hal ini didasarkan pada
kerangka berpikir "anak SMU" pada waktu itu ;
Pada tanggal 27 Juli 1998, angkatan 2000 mengadakan sebuah demonstrasi
skala
besar di dalam gedung lama SMUN 34 menuntut pihak sekolah untuk
melakukan
renovasi gedung yang dalam hemat angkatan 2000 sudah tidak dapat lagi
mendukung kegiatan belajar mengajar dengan baik. Hal ini menjadi ide
dasar
penamaan angkatan 2000 sebagai *Gerakan Sizwa Pejuang Renovasi *yang
bila
disingkat menjadi *Gazper* ;
Sebagai informasi, gedung SMUN 34 akhirnya dibangun ulang pada tahun
1999
dimana membuat aktifitas belajar mengajar berpindah tempat ke gedung
SMPN 85
Pondok Labu, Jakarta sehingga membuat kami angkatan 2000 dan adik-adik
kelas
kami harus tetap memberi dukungan moral terhadap sesama dalam menghadapi
keadaan belajar yang sangat tidak nyaman berhubung menumpang pada gedung
sekolah lain ;
Bentuk dukungan Gazper I (satu) yakni angkatan 2000 kepada adik-adik
kelas
maupun siswa baru SMUN 34 antara lain adalah Gazper I mengadakan bazaar
buku
pelajaran bekas layak pakai yang harganya 50% lebih murah dari harga
buku
baru yang dijual di pasaran. Selain itu Gazper I sangat berkaitan dengan
seni dan kreatifitas. Dengan modal Rp 0,- (nol Rupiah) Gazper I berhasil
dengan sukses mengadakan acara pentas musik dan seni yang dibuka untuk
alumni, senior, junior dan umum yang disebut sebagai *Malam
Keakraban I*pada tanggal 12 September 1998,
*Malam Keakraban II *pada tanggal 12 September 1999. Dalam dua event
ini,
Gazper I mengumpulkan uang dengan "mengamen" di tempat-tempat anak muda
Jakarta dan berjualan kue-kue kecil sumbangan dari angkatan 2000
sendiri.
Event terakhir yang tidak bisa dilupakan adalah *Perayaan HUT SMUN 34
ke-21*pada tanggal 13 September 1999. Acara ini dibuat dengan panggung
alakadar
yang disusun dari meja-meja karena acara ini dirancang hanya 2 jam
sebelum
acara yang pada akhirnya mendapat dukungan penuh Kepala Sekolah pada
waktu
itu. Ini menjadi simbol kebesaran kreatifitas Gazper I ;
Melihat bahwa angkatan 2000 terkenal kompak dan kreatif karena mencontoh
pada kakak kelas sebelumnya angkatan 1998, maka adik kelas kami yang
dimulai
dengan angkatan 2001 meneruskan pemakaian nama angkatan Gazper I
tersebut
menjadi Gazper II (dua). Pemakaian ini ternyata terus berlanjut sampai
sekarang tanpa ada campur tangan dari Gazper I ;
Gazper I juga selalu menanamkan pentingnya solidaritas antar angkatan
yang
pada dasarnya untuk menghilangkan jarak antar angkatan yang umumnya
terjadi
di sekolah-sekolah khususnya tingkat SMU. Hal ini selalu ditekankan
kepada
adik-adik kelas ketika Gazper II dan Gazper III sudah dicetuskan,
sehingga
potensi friksi antar angkatan seperti yang lazim terjadi pada generasi
pendahulu dapat dihindari ;
Setelah angkatan 2000 meninggalkan SMUN 34, kami selalu mendengar bahwa
seni
dan kreatifitas tidak pernah berhenti dan bahkan adik-adik kelas Gazper
di
bawah kami khususnya Gazper II dan Gazper III berhasil mengadakan
event-event serupa dengan hasil yang lebih baik dari kami. Hal utama
yang
terpenting adalah kekompakan antar angkatan sebagai satu bendera di
lingkungan SMUN 34 tetap terpelihara, ini menunjukkan bahwa semangat dan
*
spirit* kekompakan Gazper I sesungguhnya tidak pernah gugur sampai
kepada
generasi SMUN 34 yang baru ;
Sejarah singkat di atas kami sampaikan untuk menghilangkan asumsi-asumsi
yang telah beredar dimana dikatakan bahwa Gazper secara keseluruhan
adalah
sebuah Geng yang melakukan kaderisasi dan memiliki tradisi kekerasan.
Dengan
demikian penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pelajar SMUN 34 murni
merupakan tindakan individual dan tidak ada sangkut pautnya dengan
konsep
Gazper pada awalnya. Oknum yang telah terbukti dengan sengaja melakukan
tindak kekerasan jelas harus ditindak tegas sesuai dengan hukum yang
berlaku.
Sekian dan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warrahmatullah Wabarakatuh
Jakarta, 14 November 2007
Ikatan Alumni Angkatan 2000 SMUN 34
Ketua: Sardianto Joyo Soeyono
No comments:
Post a Comment