Ingat, pernikahan untuk seumur hidup dan pertanggungjawabannya ke Tuhan.
Salinan dari sini:
Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, ada baiknya Anda mengenali sifat dan karakter pasangan lebih dalam. Dikutip dari associatedcontent, jika pasangan Anda termasuk tujuh tipe pria di bawah ini, lebih baik pertimbangkan kembali rencana pernikahan Anda.
1. Tukang selingkuh
Jika pasangan Anda terkenal suka berselingkuh di masa lalunya, maka itu adalah peringatan. Dan ketika Anda pernah memergoki si dia berselingkuh, menjauh bisa menjadi keputusan yang tepat. Bagaimana pun jika pria yang ingin dinikahi telah berselingkuh lebih dari satu kali, sebaiknya Anda berpikir kembali untuk menikahinya. Karena tak menutup kemungkinan ia akan melakukan kebiasaan buruknya ini ketika berada pada titik jenuh dalam suatu pernikahan.
This is a BIG no no. Apalagi kalau ternyata dia sudah menikah, walaupun alasannya: istrinya tidak bisa punya anak - terus kenapa? kamu mau hanya dijadikan mesin pembuat anak?? kamu mau selalu jadi orang kedua sepanjang hidup kamu? kamu mau hidup dalam dusta? dan tentunya kamu tidak mau menjadi di posisi si istri pertama yang diselingkuhi kan? seperti kecanduan mirasantika, begitu dia berselingkuh, selanjutnya dia akan mencari perempuan-perempuan lain untuk gantiin kamu; tidak ada kecocokan lagi - ah klise lah; istrinya cerewet - percaya deh, kalo semua wanita itu cerewet, kita selalu mengkhawatirkan segala hal, terlepas kamu orangnya cool atau sok cool; dan berbagai alasan lain yang nampaknya seperti masuk akal, berbagai cara dia lakukan untuk membuatmu jatuh cinta, terlebih lagi, sugar daddy biasanya udah mapan then.. hey use your heart!!! and brain!!
2. Pengontrol
Ingatkah Anda pada kasus pernikahan Jennifer Lopez dan Marc Anthony yang berakhir dengan perceraian? Sifat Marc yang suka mengontrol disebut-sebut sebagai pemicunya. Hal ini bisa saja terjadi dengan Anda bila si dia ternyata termasuk dalam tipe pria yang terlalu mengontrol. Anda mungkin melihatnya sebagai pria yang penuh perhatian sekarang, tapi ketika sudah hidup bertahun-tahun sifat ini bisa semakin parah.
Kalau yang ini, asalkan bukan masalah prinsip gue rasa gak ada masalah, tergantung selera-lah, kebetulan kalo gue, tipe yang memang harus dikontrol, kalau tidak aku akan merajalela dan menggurita HAHAHAHA. Selama tidak melarang hal-hal yang tidak masuk di akal, dan untuk kebaikan kita, seharusnya tidak menjadi masalah. Apalagi, kalau kamu menyukai laki-laki yang punya prinsip, yang tidak sekedar iya-iya saja. Duh, kok lembek banget jadi cowok? Nah, makanya ini tergantung selera.
3. Kekerasan Fisik
Pria yang suka melakukan kekerasan fisik terhadap orang lain, sudah pasti bukanlah calon suami idaman. Ketika ia memukul Anda, jangan hanya berdiam diri. Laporkan hal tersebut pada keluarga dan polisi, lalu tinggalkan dia.
One word. Tinggalin!
4. Tidak Mau Bekerja
Pria yang tak ingin bekerja sama sekali tak pantas menjadi suami Anda. Seorang pria harus merasa bangga pada dirinya sendiri dan kemampuannya untuk bekerja keras. Jadi, jika pasangan Anda tidak memiliki pekerjaan dan tak memiliki keinginan untuk bekerja, ada baiknya untuk mempertimbangkan kembali rencana pernikahan.
Ohhh.. ini sungguh deh, harus dijauhi, kalo perlu gak usah kenal! Parameter laki-laki yang bertanggung jawab adalah seseorang yang giat bekerja. Jika tidak, he's not worth it. Regardless, how rich his daddy is, or his grandfather is. Sesungguhnya, uang warisan dengan mudahnya akan tergerus.
5. Pecandu Alkohol dan Obat-obatan Terlarang
Penyalahgunaan obat dan alkohol dapat mengarah pada kekerasan fisik. Kebiasaan buruk ini juga bisa menimbulkan adanya pelecehan verbal. Menakutkannya lagi, efek alkohol dan obat-obatan yang mempengaruhi pikiran bisa memberikan kesempatan seseorang untuk berselingkuh.
Tidak hanya hal-hal di atas, tapi gini deh, pecandu mirasantika itu sudah rusak syaraf-syarafnya, dia bisa aja kelepasan menjadi seseorang yang pemarah or even worse, penyiksa! Bahkan yang lebih parah lagi, he might has a split personality! Aku tak mengada-ngada, pernah ada kasus di sekitarku yang menjadi korbannya. BE CAREFUL!
6. Malas
Anda akan sulit melawan sifat malas. Saat pasangan memiliki kebiasaan ini, sebaiknya tinggalkan dia. Pernikahan adalah bentuk lain dari kerjasama. Jika Anda menikah dengan orang malas, siap-siap saja untuk melakukan semua pekerjaan rumah tangga, mengasuh anak atau mungkin mencari nafkah sendirian.
Ini sedikit banyak berkaitan dengan nomer 4 di atas.
7. Selalu Tergantung dengan Orang Lain
Pria yang tidak merasa aman dengan dirinya dan selalu menggantungi hidup pada orang lain bukanlah calon pemimpin keluarga yang baik. Biasanya tipe pria ini selalu ragu dan sulit memutuskan suatu hal.
Biasanya punya sifat manja, doh! Bukan manja lucu ya, karena rata-rata laki-laki mau badannya segede apapun, semacho apapun, manjanya ada aja. Emang keluarga itu berpengaruh banget untuk karakter seseorang deh, udahlah manja terus keluarganya filthy rich, sehingga anaknya jadi gak mandiri. Sudahi saja.
8. Tidak Mau Membawakan Tas Anda
Hal ini mungkin terdengar sedikit aneh, tapi pada kenyataannya pria yang mau membawakan tas atau barang belanjaan Anda maka ia adalah pria mampu menjaga Anda. Membawa tas wanita merupakan hal yang sulit dilakukan pria. Ketika ia melakukan hal itu, artinya si dia rela melakukan apapun demi hubungan Anda.
Kalo yang ini, jika kamu wanita yang tangguh dan katanya emansipasi, do it everything by yourself and there won't be any problem like this. I do.
Mau nambahin satu lagi.
9. Terlalu Memujamu
Ibarat grafik pertumbuhan ekonomi yang meninggi, akan ada masanya menurun. Itu life cycle. Sebenarnya tidak masalah kalau memang demikian adanya.
Kenalan, dia ngejar-ngejar kita, sampai pacaran pun, kecepatannya tetap tinggi, dan selalu memperlakukan kamu bak dewi turun dari kayangan. Beneran, bukan lebay, ada lho yang begini. Yah, mungkin dia mengagumi kecantikanmu, kemolekanmu and so on and so on. In marriage, both of you have to try and try and try. Work it out! and eventually, all of your grace could fade away.
Apalagi jika kalian tidak pernah terlibat pembicaraan dari batin ke batin. Akhirnya, pernikahan akan kosong, terbuai oleh rutinitas, sibuk dengan kepentingan anak (which is good, actually), fisik kamu jadi 'berisi', jarang berdandan lagi, ataauu bau bawang setiap hari. Let's be honest, sometimes, men think with their libido only, kalau menurut dia kita bikin ilfil, dia males on lagi, kehidupan seks pun menurun. Well, hal-hal ini bisa jadi salah 1 faktor pernikahan kalian tidak berjalan dengan baik.
Jadi, kalau ada laki-laki yang hanya mengagumi kecantikanmu saja, dan tidak pernah mau melihat your true color, perpanjang lagi yah masa penjajakanmu, kenali diri masing-masing lebih dalam lagi. Walaupun dia sudah melamarmu, dan terkadang kita, wanita, begitu senangnya dilamar, dan bilang yes, i do - bukan karena siap mental dan batin. Remember, marriage is not about wedding, dear.
Benjamin Franklin said:
Keep your eyes wide open before marriage, half shut afterwards.and my Father said:
There's a reason why God put our head on the top of our body. THINK.
As a closure, I would like to send my prayers to all of my best friends for your happiness in life. Real happiness. God bless you all.
No comments:
Post a Comment